Wednesday, August 28, 2019

wudhu


Hasil gambar untuk wudhu

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabaraku...

Berwudhu merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan umat Islam jika hendak melaksanakan Shalat dimanapun ia berada. Seperti yang telah disebutkan dalam Al-Qur’an ;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ  
            
Artinya ;

“ Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur “.  ( Q S . Al-Maidah , 6 )

Dan dalam sebuah riwayat dikatakan, Dari Hammam bin Munabbih bahwa ia mendengar Abu Hurairah berkata,  bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  pernah bersabda ; “ Tidak akan diterima shalat seseorang yang berhadast hingga dia berwudhu.” Seorang laki-laki dari hadlramaut berkata , ( apa yang dimaksud dengan hadast wahai Abu Hurairah? ) Abu Hurairah menjawab, “ kentut baik yang bersuara atau tidak.” ( H.R Bukhari ). 
Dalam hadist lain dikatakan “ Atau,jika tercium bau atau tidak “.

 Keutamaan Berwudhu

Adapun keutamaan berwudhu,seperti yang telah dikatakan oleh Al laits dari Khalid dari Sa’id bin Abu Hilal dari Nu’aim bin Al Mujmir berkata, “ Aku mendekati masjid bersama Abu Hurairah, lalu dia berwudhu dan berkata, “ Aku mendengar bahwasanya Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam bersabda; “Sesungguhnya umatku akan dihadirkan pada hari kiamat dengan wajah berseri-seri karena sisa air wudhu,barang siapa diantara kalian yang bisa memperpanjang cahayanya hendaklah ia lakukan.”

Dan Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  juga pernah bersabda ; “ Bersuci itu sebagian dari iman, Alhamdulillah itu memenuhi timbangan, Subhanallah wal Hamdulillah pahalanya memenuhi ruang antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sadawah adalah bukti keimanan, sabar adalah sinar dan Al-Qur’an adalah hujjah ( dalil ) bagimu atau dapat menjadi bumerang bagimu, setiap orang itu pergi menjual dirinya, maka ada orang yang memerdekakan dirinya dan ada yang menghinakan dirinya.” ( H R. Muslim )

~ Bersuci

Dari Abdurahman bin hasanah,beliau berkata, “ Aku pernah bersama Amru bin Ash pergi menemui Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  ,maka beliau keluar membawa perisai ( dari kulit ), kemudian pergi buang air kecil bersembunyi dibalik perisai itu, “ maka kami berkata “ lihatlah, beliau Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam buang air kecil, seperti perempuan yang sedang buang air kecil”. Lalu beliau mendengar perbincangan kami, maka beliau Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  bersabda ; “ Apakah kamu tidak mengetahui azab yang pernah diterima oleh seorang dari bani Israil? Biasanya, apabila mereka terkena air kencing, mereka akan memotong bagian yang terkena (percikan najis) air kencing itu. Lalu orang tersebut melarang mereka ( memotongnya ), maka dia disiksa dalam kuburnya”. ( H R. Abu Daud ) “ Shahih Mauquuf “

~ Berwudhu

Dari Humran bin Aban,mantan budak Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “ Saya pernah melihat Utsman bin Affan berwudhu.Beliau  menuangkan air pada tangannya tiga kali,mencuci keduanya, lalu berkumur-kumur dan menghirup air kedalam hidungnya, kemudian mencuci mukanya tiga kali, mencuci tangan kanannya sampai siku tiga kali, lalu mencuci tangan kirinya seperti itu. Kemudian menyapu kepalanya, lalu mencuci kaki tangannya tiga kali, dan berikutnya mencuci kaki kirinya. Setelah itu beliau berkata. ‘ Saya telah melihat Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  berwudhu seperti wudhuku ini.’ Kemudian beliau Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  bersabda “ Barang siapa yang berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian mengerjakan shalat ( sunah wudhu ) dua rakaat, yang dalam kedua rakaatnya itu tidak diselingi dengan pembicaraan lain, maka Allah mengampuni dosanya yang telah lalu.” ( shahih, Ibnu Majah )

~ Membaca Basmalah Ketika Berwudhu

Dari Abu hurairah radhiyallahu ‘anhu,beliau berkata, Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  bersabda “ Tidak sah shalat seseorang  yang tidak berwudhu, dan tidak (sempurna) wudhu orang yang tidak menyebut Asma Allah.” ( Shahih, Abu Daud )

~ Doa Setelah Berwudhu

Dari ‘Uqbah bin Amir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, “Kami bersama Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  adalah pelayan bagi diri kami sendiri, yaitu kami bergantian mengembala unta kami. Ketika giliranku mengembala unta, pada waktu sorenya aku memasukkan kedalam kandangnya, lalu aku mendapati Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  sedang menyampaikan khutbah kepada orang banyak. Maka aku mendengar beliau bersabda ; “ Tiadalah seseorang diantara kamu berwudhu dengan baik, kemudian dia berdiri mengerjakan shalat ( sunah wudhu )dua rakaat dengan hati yang khusu’, kecuali sungguh berhak baginya ( masuk ke dalam syurga). “ maka aku berkata “Bagus! Bagus! Alangkah bagusnya ungkapan ini!” Lalu ada seorang lelaki di depanku berkata, “ Ungkapan sebelumnya lebih bagus lagi hai ‘Uqbah”, maka aku memandang kepada orang tersebut, ternyata beliau adalah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu. Aku berkata “ Apakah ungkapan itu wahai Abu Hafsah?” Beliau menjawab, “ Baru tadi sebelum anda datang, beliau Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam  bersabda ; “ Tidaklah seorang di antara kamu berwudhu dengan baik, kemudian setelah berwudhu dia mengucapkan doa ; “Asyhadu anlaa ilaaha illallahu wahdahu laa syarii ka lahu, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu warasuluhu”,( Aku bersaksi, bahwa tidak ada tuhan selain Allah yang Esa, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya),” melainkan dibukakan baginya pintu-pintu syurga yang delapan, dia boleh masuk dari pintu mana saja yang dia inginkan.” ( Shahih ; Muslim )

~Tayamum

Dari ‘Aisyah isteri Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam, ia berkata, “ Kami keluar bersama Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam dalam salah satu perjalanan yang dilakukannya. Hinga ketika kami sampai di Baida’, atau tempat peristirahatan pasukan, aku kehilangan kalungku. Maka Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam dan para sahabatnya mencarinya sementara mreka tidak berada di dekat air. Orang-orang lalu datang kepada Abu Bakar Ash Shidiq seraya berkata, ‘Tidakkah kamu perhatikan apa yang telah diperbuat oleh ‘Aisyah? Dia telah membuat Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam dan orang-orang tertahan ( dari melanjutkan perjalanan ) padahal mereka tidak sedang berada dekat air dan mereka juga tidak memiliki air! ‘Lalu Abu Bakar datang sedangkan saat itu Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam meletakkan kepalanya di pahaku. Abu Bakar lalu memarahiku dan mengatakan sebagaimana yang dikehendaki Allah untuk ( Abu Bakar ) mengatakannya. Ia menusuk lambungku, dan tidak ada yang menghalangiku untuk bergerak (karena rasa sakit) kecuali karena keberadaan Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam yang di pahaku.” Kemudian Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasalam bangun diwaktu yang subuh dalam keadaan tidak memiliki air. Allah Ta’ala kemudian menurunkan ayat tayamum, maka orang-orang pun bertayamum.” Usaid bin Al Hudlair lalu berkata, “Tidaklah ‘Aisyah keuali awal dari keberkahan keluarga kamu wahai Abu Bakar!” ‘Aisyah berkata, “ kemudian onta yang aku tunggangi berdiri yang ternyata kami menemukankalungku berada dibawahnya.” ( H R.Bukhari ; 322 )

Adapun Ayat dari Al-Qur’an yang mengatakan tentang tayamun dapat kita lihat di atas ( Q S . Al-Maidah , 6 )

Sekian dulu yang dapat kami sampaikan..

Assalamu’alaikum Warahmautullahi wabarakatu....

No comments:

Post a Comment

DASAR HUKUM SYARIAT ISLAM

DASAR HUKUM SYARIAT ISLAM Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatu... Syariat Islam  ( Arab :  شريعة إسلامية )  Kata...